menu
logo mobile
sound
Yupi Surprise Yupiland Store Meet Your Heroes Collaborations Blog What's Happening Our Story Cool Pics Here Say Hi! FAQ It's Game Time Terms & Condition

 Kenapa “Unboxing” Bisa Jadi Tren Global?

Hi Yupiers!

Hi, Yupiers!

Sebelum Yumin ngobrolin hal yang bikin jutaan orang betah nonton orang lain buka paket, Yumin selipin dulu teman nonton yang pas, yaitu Yupi Crunchy Gummy. Teksturnya yang kriuk dan kenyal itu cocok banget buat nemenin video yang isinya ada suara “krak-krek” plastik, segel dibuka, dan bubble wrap dirobek. Intinya, Yupiers harus ngemil dulu biar makin hepi karena #SemuaSukaYupi!

Lalu, kenapa sih unboxing bisa jadi tren global?
Kalau dipikir logis, unboxing itu kegiatan yang super sederhana, buka kotak lalu selesai. Tapi kenyataannya, unboxing jadi salah satu format konten paling besar di internet. Dari gadget, skincare, mainan, sampai barang rumah tangga yang harusnya biasa aja, semuanya bisa jadi tontonan. Pertanyaannya, kenapa orang bisa betah nonton proses “buka dus” berulang-ulang? Jawabannya karena unboxing bukan cuma tentang barang. Unboxing itu tentang rasa penasaran, sensasi, dan validasi.

1) Awalnya unboxing itu “bukti”, bukan hiburan
Unboxing meledak bareng naiknya belanja online. Dulu, kalau beli di toko, Yupiers bisa pegang barangnya langsung. Tapi pas orang mulai beli dari layar, muncul ketidakpastian, “Ini beneran sesuai foto nggak?”, “Asli nggak?”, “Isinya lengkap nggak?” Nah, unboxing jadi semacam pembuktian visual. Orang lain buka duluan, Yupiers jadi bisa menilai tanpa harus jadi korban salah beli. Makanya banyak unboxing awal itu gayanya polos hanya dengan kamera seadanya, yang penting jelas. Tapi lama-lama formatnya berevolusi jadi hiburan.

2) Otak kita suka momen “reveal
Manusia itu lemah sama rasa penasaran. Unboxing punya struktur yang memuaskan. Ada pembukaan, ada suspense, lalu ada reveal. Momen sebelum kotak dibuka itu bikin otak mengantisipasi, dan antisipasi ini bikin kita betah nunggu. Bahkan kalau barangnya bukan yang kita butuh, proses menuju melihat barangnya itu tetap bikin nagih. Makanya unboxing mirip kayak trailer film, kita nggak dapat cerita panjang, tapi dapat sensasi seakan-akan sebentar lagi ada sesuatu yang muncul.

3) Kepuasan sensorik, seperti suara, tekstur, dan detail
Unboxing juga kuat karena memanjakan indera. Ada suara dan bunyi-bunyian dari membuka segel, kardus, plastik, atau bubble wrap. Buat sebagian orang, ini masuk kategori ASMR ringan yang bikin nyaman. Ditambah visual detail close-up, kita jadi merasa ikut hadir di momen itu. Dan lucunya, kita sering lebih puas lihat orang buka paket rapi daripada buka paket sendiri yang biasanya terburu-buru.

4) Unboxing itu review tanpa banyak teori
Kadang review panjang bikin pusing. Unboxing lebih simpel, Yupiers lihat sendiri kualitasnya. Packaging-nya gimana, build-nya keliatan kokoh atau ringkih, ukurannya realistis atau ternyata kecil. Jadi meskipun si kreator cuma ngomong “wah bagus”, penonton tetap dapat informasi penting lewat visual. Ini bikin unboxing jadi format “low effort to consume”, konten yang nggak butuh mikir keras, tapi tetap merasa dapat insight.

5) Social proof, kalau banyak orang buka, berarti worth it
Manusia percaya keramaian. Kalau satu produk muncul di mana-mana dan banyak yang unboxing, otak kita menangkap sinyal, “ini lagi hype, mungkin bagus.” Ini efek social proof. Dan algoritma platform juga suka konten seperti ini karena engagement-nya tinggi, jadi makin sering direkomendasikan, makin viral, makin banyak unboxing dan menjadi siklus yang rapi.

6) Packaging sekarang bukan bungkus, tapi “panggung”
Sejak unboxing jadi tren, para brand juga ikut berubah. Kotak dibuat lebih niat, ada desain, ada lapisan-lapisan, ada pengalaman buka yang dramatis. Karena packaging bukan lagi sekadar pelindung, tapi bagian dari first impression suatu produk. Bahkan beberapa produk sengaja didesain biar proses bukanya terasa premium, karena itu adalah visual yang akan bagus ketika direkam kamera.

7) Kita suka “ikut senang” melihat orang dapat sesuatu
Ada juga faktor emosional. Unboxing itu seperti nonton orang dapat hadiah. Walaupun bukan kita yang dapat, tetapi ada rasa ikut senang. Semacam versi aman dari impulsif belanja. Kita dapat dopamin dari pengalaman orang lain, tanpa keluar uang.

Jadi intinya, unboxing itu tren menyatukan tiga hal yang manusia suka. Penasaran (reveal), nyaman (sensory), dan yakin (bukti atau social proof). Makanya format ini bisa masuk ke semua budaya dan semua negara. Selama manusia masih suka kejutan kecil dan rasa penasaran, unboxing nggak akan mati.
Yupiers juga bisa lho membuat konten unboxing seru seperti unboxing Yupi Crunchy Gummy dan membuat review yang menarik di media sosial supaya banyak yang menonton! Kalo Yupiers bikin kontennya, jangan lupa tag Yumin di @yupi.gummy ya!
Home Our Story Events Games Profile