menu
logo mobile
sound
Yupi Surprise Yupiland Store Meet Your Heroes Collaborations Blog What's Happening Our Story Cool Pics Here Say Hi! FAQ It's Game Time Terms & Condition

Cara Seru Ajarkan Anak Hafalan Perkalian 1 Sampai 10

Temukan cara seru mengajarkan anak menghafal perkalian 1 sampai 10 dengan metode bermain, lagu, kartu angka, dan latihan visual sesuai rujukan terpercaya.

Menghafal perkalian merupakan salah satu keterampilan dasar matematika yang sangat penting bagi anak. Penguasaan perkalian 1 sampai 10 akan membantu mereka memahami operasi matematika yang lebih kompleks seperti pembagian, pecahan, hingga aljabar di jenjang pendidikan berikutnya. Sayangnya, banyak anak menganggap perkalian sebagai sesuatu yang membosankan karena sering diajarkan dengan metode hafalan semata.

Apakah anak Yupiers juga mengalami kendala yang sama dalam menghafal perkalian 1 sampai 10?

Yumin mau berbagai beberapa tips untuk membantu anak lebih mudah mengingat perkalian 1 sampai 10, bukan hanya menghafal tapi juga memahami konsepnya. Dengan pemahaman ini, anak bukan hanya lebih mudah ingat namun juga akan membantu mereka memahami konsep matematika yang lebih kompleks di jenjang selanjutnya.  

Salah satu pegangan untuk Yupiers yang sedang mendampingi ananda adalah penelitian menunjukkan bahwa anak belajar lebih efektif ketika mereka terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, membantu anak menghafal perkalian 1 sampai 10 dapat dilakukan melalui permainan, lagu, aktivitas visual, dan pengalaman konkret. 

Apalagi sekarang orang tua juga bertarung dengan makin pendeknya rentang fokus anak-anak. Dengan bantuan media belajar, tentu kita berharap anak-anak dapat belajar dengan lebih menyenangkan dan lebih betah. 

1. Mulai dari Pemahaman, Bukan Hafalan

Sebelum meminta anak menghafal tabel perkalian, pastikan mereka memahami konsep dasar perkalian sebagai penjumlahan berulang.

Misalnya:

  • 3 × 4 berarti 4 + 4 + 4
  • 5 × 2 berarti 2 + 2 + 2 + 2 + 2

Gunakan benda-benda yang ada di rumah seperti kancing, balok, atau permen untuk memperlihatkan konsep tersebut secara nyata.

Menurut National Council of Teachers of Mathematics (NCTM), pemahaman konseptual yang kuat membantu anak mengembangkan kemampuan berhitung yang lebih baik dibandingkan hanya menghafal fakta matematika tanpa memahami maknanya.

Contohnya, saat ada 4 piring dan setiap piring berisi 3 gummy, ajak anak menghitung total gummy bersama-sama. Dengan cara ini, anak akan memahami mengapa hasil 4 × 3 adalah 12.

2. Gunakan Lagu Perkalian

Anak-anak umumnya lebih mudah mengingat informasi yang dikemas dalam bentuk musik. Lagu membantu otak menyimpan pola dan ritme sehingga proses menghafal menjadi lebih ringan.

Banyak guru dan praktisi pendidikan menggunakan lagu perkalian untuk membantu anak mengingat hasil perkalian tertentu, misalnya:

  • Perkalian 2 dengan irama sederhana
  • Lagu perkalian 5 yang mengikuti hitungan tangan
  • Lagu perkalian 9 dengan pola ritmis

Penelitian yang dipublikasikan oleh Harvard Graduate School of Education menunjukkan bahwa musik dapat mendukung proses memori dan pembelajaran anak usia sekolah.

Orang tua dapat mencari lagu perkalian edukatif di platform pembelajaran anak atau membuat lagu sederhana sendiri menggunakan nada yang sudah familiar bagi anak.

3. Bermain Kartu Perkalian

Permainan adalah salah satu cara terbaik untuk meningkatkan motivasi belajar anak.

Siapkan dua set kartu angka dari 1 sampai 10. Minta anak mengambil satu kartu dari masing-masing tumpukan lalu menghitung hasil perkaliannya.

Contoh:

  • Kartu pertama: 4
  • Kartu kedua: 7
  • Jawaban: 28

Agar lebih menarik, berikan poin untuk setiap jawaban yang benar. Setelah mengumpulkan sejumlah poin tertentu, anak bisa mendapatkan hadiah kecil atau waktu bermain tambahan.

Metode ini membuat anak berlatih secara berulang tanpa merasa sedang menghafal.

Baca Juga: 10 Cemilan Terbaik Saat Belajar yang Bikin Fokus Nggak Buyar 

4. Gunakan Tabel Perkalian Berwarna

Anak usia sekolah dasar biasanya memiliki kecenderungan belajar secara visual. Karena itu, penggunaan warna dapat membantu mereka mengenali pola-pola dalam perkalian.

Cetak tabel perkalian berwarna dan tempelkan di area yang sering dilihat anak, seperti:

  • Kamar belajar
  • Lemari
  • Dinding dekat meja makan

Ajak anak mengamati pola yang muncul.

Misalnya:

  • Perkalian 5 selalu berakhir dengan angka 0 atau 5.
  • Perkalian 10 selalu berakhir dengan angka 0.
  • Perkalian 9 memiliki pola jumlah digit yang menghasilkan angka 9.

Pengenalan pola seperti ini membantu anak mengingat hasil perkalian lebih cepat daripada menghafal satu per satu.

5. Terapkan Metode Skip Counting

Skip counting atau menghitung loncat merupakan strategi yang direkomendasikan banyak ahli pendidikan matematika dasar.

Contohnya:

Perkalian 3:

3, 6, 9, 12, 15, 18, 21, 24, 27, 30

Perkalian 4:

4, 8, 12, 16, 20, 24, 28, 32, 36, 40

Mintalah anak menyebutkan angka-angka tersebut sambil bertepuk tangan atau melompat. Aktivitas fisik ringan membantu meningkatkan fokus sekaligus membuat belajar terasa seperti bermain.

6. Manfaatkan Jari Tangan untuk Perkalian 9

Perkalian 9 memiliki trik unik yang sering digunakan oleh guru matematika di seluruh dunia.

Contoh:

9 × 4

Lipat jari keempat dari kiri.

Jumlah jari di sebelah kiri jari yang dilipat adalah 3.

Jumlah jari di sebelah kanan adalah 6.

Hasilnya 36.

Metode cepat ini dapat dikenalkan setelah konsep perkalian telah dikuasai anak dengan mantap ya Yupiers. 

7. Buat Permainan Berburu Angka

Ubah sesi belajar menjadi petualangan kecil di rumah.

Tuliskan soal-soal perkalian pada beberapa kertas lalu sembunyikan di berbagai sudut rumah.

Ketika anak menemukan sebuah kartu, mereka harus menjawab soal yang tertera.

Contoh:

  • 6 × 3 = ?
  • 8 × 5 = ?
  • 7 × 4 = ?

Setelah menjawab dengan benar, anak boleh melanjutkan pencarian berikutnya.

Aktivitas ini membuat proses pengulangan menjadi jauh lebih menyenangkan dibandingkan mengerjakan lembar latihan biasa. 

Hal ini bisa dilakukan ketika anak-anak mulai bosan belajar menghafalkan dengan duduk. Menambah kegiatan fisik juga bisa membantu anak untuk mengingat.

Baca Juga: Tips Belajar Bahasa Inggris untuk Pemula 

8. Gunakan Aplikasi dan Permainan Edukasi

Saat ini tersedia banyak aplikasi matematika yang dirancang khusus untuk membantu anak menguasai perkalian melalui permainan interaktif.

Beberapa aplikasi edukasi memanfaatkan:

  • Sistem level
  • Tantangan harian
  • Poin dan penghargaan
  • Karakter animasi

Menurut penelitian dari International Society for Technology in Education (ISTE), penggunaan teknologi yang tepat dapat meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa.

Namun, orang tua tetap perlu mendampingi agar penggunaan gawai tetap seimbang dan terarah.

9. Terapkan Latihan Singkat tetapi Konsisten

Banyak orang tua berpikir bahwa semakin lama anak belajar, semakin cepat mereka hafal. Faktanya, penelitian tentang memori menunjukkan bahwa latihan singkat yang dilakukan secara rutin lebih efektif dibandingkan sesi belajar panjang yang jarang dilakukan.

Cukup luangkan:

  • 10–15 menit per hari
  • Fokus pada satu atau dua tabel perkalian
  • Lakukan pengulangan secara konsisten

Misalnya:

Hari Senin: perkalian 2

Hari Selasa: perkalian 3

Hari Rabu: mengulang perkalian 2 dan 3

Strategi ini membantu informasi tersimpan lebih lama dalam memori jangka panjang.

Kalau Yupiers semasa sekolah dulu dibiasakan mencongak untuk bantu menghafal perkalian, latihan yang sama juga bisa dilakukan di rumah bersama anak. Anak-anak akan semakin mahir menghitung perkalian 1 sampai 10 dengan lebih banyak latihan. 

10. Berikan Pujian dan Apresiasi

Motivasi merupakan faktor penting dalam keberhasilan belajar anak.

Ketika anak berhasil mengingat:

  • Perkalian 2
  • Perkalian 5
  • Perkalian 10

Berikan apresiasi sederhana seperti:

  • Pujian verbal
  • Stiker penghargaan
  • Pelukan hangat

Memberikan penghargaan terhadap usaha anak dapat meningkatkan semangat belajar dan rasa percaya diri mereka.

Fokuslah pada usaha dan proses belajar ketika memberikan pujian, bukan hanya hasil akhirnya. Ketika anak merasa didukung, mereka akan lebih berani menghadapi tantangan belajar berikutnya.

Yupi Minimonz 3D, Teman Belajar yang Seru

Yupi Minimonz 3D

Menghitung gummy dalam sebox Yupi Minimonz 3D bisa jadi bantu anak-anak untuk belajar menghafal perkalian 1 sampai 10 dengan objek nyata. Dengan belajar menggunakan objek nyata, anak-anak bisa memahami konsep perkalian dengan mantap. 

Apalagi rasanya enak, sehingga bisa jadi sweet treats setelah selesai belajar. Rasa buahnya yang segar bisa bantu mood belajar anak lebih baik. 

Yupiers sebagai orang tua juga nggak perlu khawatir karena standar mutu Yupi memastikan setiap gummy yang hadir di tengah keluarga aman dan halal. 

Kesimpulan

Menghafal perkalian 1 sampai 10 tidak harus menjadi kegiatan yang membosankan. Dengan memadukan permainan, lagu, aktivitas visual, gerakan fisik, dan latihan yang konsisten, anak dapat mempelajari perkalian dengan cara yang lebih menyenangkan dan efektif.

Yang terpenting, bantu anak memahami konsep perkalian terlebih dahulu sebelum menghafal hasilnya. Ketika proses belajar terasa menyenangkan, kemampuan mengingat akan berkembang secara alami dan anak pun akan lebih percaya diri dalam menghadapi pelajaran matematika.

Home Our Story Events Games Profile