Hi Yupiers!
Sebelum Yumin ajak Yupiers keliling dunia lewat cerita tradisi Idul Fitri, Yumin selipin camilan yang cocok banget buat suasana lebaran, yaitu Yupi Minimonz 3D. Ini gummy dengan bentuk karakter mini dinosaurus yang tampilannya 3 dimensi, lucu, detail, dan bikin setiap toples suguhan di rumah kelihatan lebih seru. Ngemilnya juga beda karena ada rasa buah yang manis dan segar plus tekstur kenyal khas Yupi yang bikin susah berhenti. Jadi pas banget buat nemenin kumpul keluarga atau buat suguhan tamu karena #SemuaSukaYupi
Idul Fitri itu satu momen dimana semua muslim merayakan kemenangan setelah sebulan puasa. Tapi cara merayakannya? Wah, beda-beda banget di tiap negara. Kalau di Indonesia identiknya ketupat dan opor, ternyata di belahan dunia lain ada tradisi yang nggak kalah seru, lucu, dan penuh makna. Yuk, Yumin ajak Yupiers jalan-jalan buat lihat tradisi Idul Fitri di berbagai negara!
1) Indonesia: Mudik dan Halal Bihalal
Di Indonesia, Idul Fitri selalu punya ritual besar bernama mudik. Orang rela macet berjam-jam, naik apa aja, yang penting bisa pulang dan kumpul sama keluarga. Setelah itu ada salat Ied, lanjut halal bihalal dan sesi minta maaf yang biasanya bikin suasana jadi haru. Dan tentu saja makanan khas yang bikin berat badan suka tiba-tiba naik tanpa izin. Menu yang biasanya selalu ada yaitu ketupat, opor, rendang, sambal goreng ati yang bikin kita hampa kalau sampai nggak ada.
2) Malaysia dan Brunei: Open House
Kalau Yupiers pernah dengar istilah open house, itu populer banget di Malaysia dan Brunei. Konsepnya rumah dibuka buat tamu yang datang, dan siapa pun bisa mampir buat makan dan silaturahmi. Serunya, ini bukan cuma untuk keluarga dekat. Tetangga, teman, bahkan rekan kerja bisa ikut. Vibes-nya lebih santai dan makanan juga tetap jadi highlight. Kalau Yupiers datang, siap-siap ditawarin makan berkali-kali!
3) Turki: ?eker Bayram?
Di Turki, Idul Fitri dikenal juga sebagai ?eker Bayram? yang artinya kurang lebih “Festival Gula atau Manisan”. Jadi, tradisinya erat banget dengan membagikan permen dan makanan manis, terutama ke anak-anak. Anak-anak biasanya berkunjung ke rumah saudara atau tetangga, lalu dapat manisan. Bisa dibilang, Lebaran di sana punya vibe “sweet celebration” yang kuat.
4) Timur Tengah: Eidiyah
Di banyak negara Timur Tengah seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, dan sekitarnya, ada tradisi bernama Eidiyah. Ini mirip banget dengan THR anak-anak di Indonesia. Anak-anak biasanya dapat uang atau hadiah kecil dari orang tua dan keluarga yang lebih tua. Ini bikin suasana Lebaran makin meriah, terutama buat anak-anak yang sudah menyiapkan senyum terbaik demi Eidiyah.
5) Pakistan dan India: Chand Raat
Di Pakistan dan India, ada tradisi populer bernama Chand Raat atau malam melihat bulan yang terjadi menjelang Idul Fitri. Malam itu biasanya ramai banget. Pasar penuh, orang belanja baju baru, gelang, aksesoris, sampai henna. Para perempuan sering menghias tangan dengan mehndi (henna), dan suasana terasa seperti malam festival. Jadi, sebelum hari H, mereka sudah pemanasan dulu dengan euforia seperti malam takbiran di Indonesia.
Walau tradisinya beda-beda, intinya Idul Fitri di mana pun selalu punya benang merah yang sama, yaitu kembali ke fitri, saling memaafkan, dan mempererat hubungan. Entah lewat mudik, open house, bagi manisan, atau Eidiyah, semuanya soal menyebarkan kebahagiaan. Jadi Yupiers, tradisi Lebaran mana yang paling bikin penasaran? Yang jelas, apa pun tradisinya, momen kumpul dan berbagi itu selalu jadi bagian paling berharga.
Selamat Hari Raya Idul Fitri, Yupiers!
