cart
0
sound

logo mobile
sound
Yupi's Got Talent Yupi Gummy Store Meet Your Heroes Collaborations Events Yupi Diary What's Happening Our Story Cool Pics Here Say Hi! FAQ It's Game Time Yupiness Collection Yupi Community Terms & Condition
Did you know ?

7 Cara Mengatasi Rasa Insecure Pada Remaja, Yuk Terapkan!

Insecure adalah perasaan tidak aman, ragu, dan tidak percaya diri yang sering dirasakan oleh seseorang karena faktor lingkungan dan ketidakmampuan individu itu sendiri. Keadaan ini merupakan suatu hal yang bisa terjadi pada semua orang termasuk anak remaja. Ketika anak merasakan ini, salah satu kewajiban orang tua adalah dengan mendampingi mereka dengan terlebih dahulu mengetahui beberapa cara mengatasi rasa insecure tersebut untuk membantu mereka.

Rasa insecure sama halnya dengan kurang percaya diri dan merasa tidak sanggup untuk melakukan atau mengatasi suatu masalah. Seseorang yang merasa insecure akan dipenuhi oleh pikiran negatif atau pikiran buruk tentang dirinya sendiri.

Mereka yang merasa
insecure akan mengalami kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan, mencapai tujuan, sampai menemukan penerimaan dan dukungan.

Karena insecure ini sangat penting untuk ditangani dengan baik, berikut ini adalah beberapa informasi tentang insecure yang perlu Yupiers ketahui, mulai dari cara mengatasi insecure, kenapa anak-anak merasakannya, apakah hal ini wajar sampai dengan jenis dan contohnya. Penasaran kan? Langsung saja simak informasi berikut ini!

Cara Mengatasi Rasa Insecure Pada Remaja Dalam Psikologi

Rasa insecure kerap kali dialami oleh remaja, dalam psikologi sebenarnya ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal ini. Berikut adalah cara-cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi rasa insecure pada remaja dalam psikologi, antara lain :

1. Harus Sering Berpikir Positif

Cara mengatasi insecure yang pertama adalah harus sering berpikir positif. Hal yang perlu Yupiers ajarkan kepada anak remaja yang merasa insecure adalah bahwa perasaan tentang mereka tidak pintar, tidak cantik atau tampan, tidak pandai bergaul, itu hanya perasaan negatif yang ada pada diri mereka sendiri dan hal tersebut tidaklah baik.

Mulailah ajarkan pada mereka untuk berpikir positif, percaya pada diri mereka sendiri dan ajarkan pada mereka bahwa mereka memiliki kelebihannya masing-masing. Jangan lupa untuk mengajarkan kepada mereka bahwa selama mereka terus berusaha, mereka akan mendapatkan hasil yang baik.

2. Melakukan Hal yang Menyenangkan

Selain sering berpikir positif, percaya diri dan mengetahui kelebihan pada diri sendiri, melakukan hal yang menyenangkan juga termasuk salah satu cara mengatasi insecure pada diri sendiri.

Beberapa hal menyenangkan tersebut juga sebaiknya adalah beberapa kegiatan yang dapat mengembangkan minat dan bakat anak-anak. Sebagai contoh apabila anak-anak memiliki hobi dalam bidang kuliner, maka Yupiers dapat mengajak mereka memasak bersama dengan ditemani beberapa produk camilan dari Yupi seperti Yupi Fun Gum, Yupi Fruity Puff dan masih banyak lagi.

3. Menjadi Sahabat untuk Diri Sendiri

Salah satu cara menghilangkan insecure dalam psikologi yang paling efektif adalah dengan cara menjadi sahabat untuk diri sendiri. Menjadi sahabat untuk diri sendiri ini juga lebih dikenal dengan istilah self love

Menurut Karol Ward dalam laman Well and Good, seseorang harus bisa menerima kenyataan bahwa orang tersebut merasa insecure sambil mencari cara mengatasinya.

Dalam hal ini, seseorang tidak perlu menunggu orang lain untuk menjadi sahabat bagi dirinya. Seseorang dapat mengatakan hal-hal baik pada diri mereka sendiri untuk memulihkan rasa percaya diri mereka.

Sebagai contoh, Yupiers dapat mengajarkan anak-anak untuk sering-sering berterima kasih pada diri mereka sendiri dan mau terus berusaha untuk mendapatkan yang terbaik.

4. Meninggalkan Teman Toxic

Salah satu penyebab paling umum seseorang merasa insecure adalah karena memiliki lingkungan pertemanan yang tidak baik atau teman yang toxic. Teman yang toxic sering memberikan komentar-komentar negatif pada diri anak-anak dan membuat mereka merasa insecure.

Hal yang perlu Yupiers ajarkan kepada anak-anak adalah jika mereka memerlukan saran atau dukungan, mereka dapat menceritakannya dengan orang tua mereka. Anak-anak harus bisa terbuka pada orang tua mereka tentang berbagai macam hal.

Selain itu juga sebagai orang tua yang baik, Yupiers juga dapat memberikan beberapa saran seperti apakah teman anak-anak tersebut sehat secara psikis atau tidak, dan termasuk teman yang baik atau tidak. Karena hal tersebut, bangunlah komunikasi dan hubungan yang baik serta terbuka antara orang tua dan anak.

5. Membangun Kepercayaan Diri

Seperti yang telah disebutkan pada poin pertama tentang meningkatkan rasa kepercayaan diri, dalam psikologi  perasaan insecure sangat berkaitan dengan perasaan tidak percaya diri. Menghilangkan perasaan insecure dan membangun kepercayaan diri tidaklah mudah dan membutuhkan waktu. 

Karena hal ini tidaklah mudah, Yupiers bisa mengajarkan kepada anak-anak untuk mulai berani membangun kepercayaan diri mereka dengan langkah-langkah kecil seperti berani untuk berkenalan dengan orang lain atau orang baru, mengenali diri sendiri dan kelebihan diri sendiri serta masih banyak hal lainnya.

6. Memberikan Self Reward

Apa yang harus dilakukan jika insecure? Self Reward atau penghargaan untuk diri sendiri adalah satu cara agar tidak insecure yang dapat dilakukan. Hal ini juga sesuai dengan ucapan Karoll Ward dalam laman Well and Good, ketika seseorang menyadari telah mengatasi rasa insecure mereka, pastikan mereka menyadarinya dan memberikan self reward dan hal ini dapat meningkatkan kepercayaan diri seseorang.

Self reward yang diberikan juga tidaklah harus selalu hal atau barang yang mahal. Beberapa self reward yang bisa diberikan adalah seperti camilan kesukaan anak-anak yaitu Yupi Dino Land, Yupi Choco Glee, es krim, coklat dan hal-hal lainnya yang dapat membuat mereka bahagia.

7. Jangan Terlalu Sering Bergantung Kepada Orang Lain

Cara mengatasi insecure yang terakhir adalah dengan cara jangan terlalu sering bergantung kepada orang lain karena lebih baik bergantung pada diri sendiri. 

Berdasarkan laman Good Therapy, insecure berkaitan dengan beberapa kondisi jiwa tertentu seperti narsistik, kecemasan, paranoid dan terlalu bergantung kepada orang lain untuk membuat diri sendiri bahagia.

Karena hal tersebut, insecure akan membuat seseorang ragu, tidak berdaya dan tidak percaya pada diri sendiri. Apabila dibiarkan terlalu lama hal ini tentunya akan sangat mengganggu kehidupan anak-anak.

Kenapa Anak Remaja Sering Merasa Insecure?
cara mengatasi insecure pada remaja

Setelah mengetahui bagaimana cara mengatasi insecure pada anak remaja, Yupiers juga perlu mengetahui kenapa anak remaja bisa sering merasa insecure. Berikut ini adalah beberapa penyebabnya, antara lain :

  • Memiliki ekspektasi atau harapan yang terlalu tinggi.
  • Memiliki pergaulan yang tidak sehat atau toxic.
  • Selalu membandingkan diri sendiri dengan orang lain.
  • Mendengarkan komentar negatif dari orang lain.
  • Mendapat penolakan dari diri orang lain.
  • Memiliki sifat perfeksionis atau semuanya harus sempurna.
  • Mendapatkan kegagalan atau penolakan.
  • Kurang percaya diri karena kecemasan saat bersosialisasi.
  • Merasa tidak dipahami oleh orang tua.
  • Prestasi dalam bidang akademik yang kurang maksimal dan tidak mendapatkan pengertian tentang potensi pada diri sendiri.

Baca Juga : Ciri-Ciri Anak Sehat dan Tidak Sehat Secara Fisik & Psikis

Apakah Insecure itu Wajar?

Setelah mengetahui tentang insecure mulai dari cara mengatasi insecure dan kenapa anak remaja sering merasa insecure, lalu apakah insecure adalah hal yang wajar atau hal yang lumrah dialami seseorang?

Seperti yang disebutkan pada awal pembahasan ini, menurut berbagai sumber, insecure atau perasaan tidak aman, kurang percaya diri dan merasa tidak sanggup untuk melakukan atau mengatasi suatu hal, adalah suatu hal yang bisa terjadi dan normal pada semua orang termasuk anak-anak remaja. 

Meskipun insecure ini normal pada diri seseorang, namun perlu Yupiers ketahui bahwa insecure dikatakan tidak normal jika terjadi terus-menerus dan hal ini dapat mengganggu kehidupan anak-anak mulai dari munculnya masalah dalam bersosialisasi, pendidikan sampai pekerjaan mereka. 

Karena hal tersebut, Yupiers perlu mengetahui dan melakukan beberapa cara menghadapi orang insecure khususnya pada remaja pada poin sebelumnya. Selain itu juga, perlu Yupiers ketahui, insecure yang berlebih ini sangat berkaitan erat dengan depresi pada anak remaja, karena hal tersebut Yupiers juga perlu mengetahui beberapa cara mengatasi depresi pada anak remaja.

Jenis dan Contoh Insecure

Apa apa saja contoh dan jenis insecure? Nah, informasi terakhir dari Yupi tentang insecure pada anak remaja kali ini adalah beberapa jenis dan contoh insecure. Langsung saja simak dibawah ini :

1. Insecure Dalam Hubungan

Jenis insecure yang pertama adalah insecure dalam hubungan. Insecure dalam hubungan sangat berkaitan dengan hubungan seseorang dengan orang lain. Dalam kasus insecure pada anak remaja, hubungan yang dimaksud ini adalah hubungan antara orang tua dan anak.

Sebagai contoh adalah ketika anak-anak merasa bahwa sosok yang memiliki keterikatan dengan mereka atau orang tua mereka tidak dapat diandalkan, tidak mendukungnya, tidak merasa aman dengan kehadiran orang tua mereka, sampai mencontoh hubungan negatif dari kedua orang tuanya, maka anak-anak akan sering merasa insecure

Baca Juga : Bangun Komunikasi Cinta Keluarga melalui Momen Kreatif

2. Insecure dengan Fisik atau Penampilan

Jenis insecure yang kedua dan paling sering muncul pada semua orang adalah insecure dengan penampilan atau fisik. Orang-orang dengan berbagai tipe penampilan dapat merasakan insecure jenis ini. 

Insecure pada penampilan atau fisik adalah perasaan tidak percaya diri dan tidak puas dengan penampilan diri mereka sendiri, sangat mempertanyakan apakah mereka memiliki bentuk tubuh yang ideal sesuai dengan apa yang diharapkan oleh banyak orang.

3. Insecure pada Kondisi Sosial

Insecure pada kondisi sosial adalah saat seseorang memiliki rasa khawatir yang berlebih tentang pandangan atau pendapat orang lain tentang diri mereka sendiri dan berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam bersosialisasi.

Perasaan insecure ini dapat terjadi kapanpun dan dimanapun, bisa menjadi masalah kecil yang terus menerus berulang, dan bahkan bisa menyebabkan fobia sosial atau gangguan kecemasan sosial.

4. Insecure pada Pekerjaan.

Meskipun pekerjaan identik dengan orang dewasa, namun insecure pada pekerjaan ini juga perlu Yupiers ketahui karena insecure bisa terjadi pada semua orang.

Beberapa contoh dari insecure pada pekerjaan adalah seperti perasaan cemas tentang kelanjutan pekerjaan, kinerja saat bekerja, sampai dengan beberapa faktor di luar pekerjaan yang dapat mempengaruhi pekerjaan seperti kondisi ekonomi suatu negara.

Itulah beberapa informasi lengkap tentang insecure dari Yupi mulai dari cara mengatasi insecure pada anak remaja, sampai beberapa jenis dan contoh insecure. Semoga dengan informasi bermanfaat dari Yupi tersebut dapat membuat Yupiers menjadi orang tua terbaik bagi anak-anak tercinta.