cart
0
sound

logo mobile
sound
Yupi's Got Talent Yupi Gummy Store Meet Your Heroes Collaborations Events Yupi Diary What's Happening Our Story Cool Pics Here Say Hi! FAQ It's Game Time Yupiness Collection Yupi Community Terms & Condition
Did you know ?

Kelebihan Anak Terlambat Bicara, Penyebab, Ciri & Cara Terapinya

Tahapan tumbuh kembang pada anak pastinya berbeda antara anak satu dengan yang lainnya. Salah satu perbedaan tersebut adalah kemampuan dalam berbicara. Karena perbedaan ini, tidak sedikit juga anak-anak yang mengalami keterlambatan bicara atau yang lebih dikenal dengan speech delay. Padahal jika Yupiers tahu kelebihan anak terlambat bicara itu sangat banyak, lho!

Lantas, anak dikatakan terlambat bicara pada umur berapa? Seorang anak dikatakan mengalami keterlambatan dalam berbicara atau speech delay apabila pada usia 1 tahun masih belum bisa mengucapkan kata-kata yang sering mereka dengar seperti “ayah”, “mama” atau kata-kata lainnya dengan jelas.

Selain itu juga anak yang mengalami keterlambatan berbicara atau speech delay juga bisa dilihat apabila pada usia 1 tahun anak tersebut masih belum memahami perintah-perintah sederhana seperti “ayo kemari”, “ambil itu” dan masih banyak lagi. 

Nah, melalui postingan ini akan Yupi bahas lebih dalam mengenai kelebihan anak terlambat bicara, ciri-ciri, penyebab, hingga cara mengatasinya. Penasaran kan? Yuk langsung saja simak!

3 Kelebihan Anak Terlambat Bicara

 Berikut ini adalah beberapa kelebihan anak terlambat bicara yang perlu Yupiers ketahui, antara lain :

1. Imajinatif dan Kreatif

Apakah anak yang terlambat bicara itu bodoh? Tentu saja tidak! Bahkan, anak yang terlambat bicara itu memiliki kelebihan pada perkembangan otak kanan yang lebih cepat berkembang sehingga mereka memiliki kemampuan daya visual yang baik.

Karena memiliki kemampuan visual yang baik inilah, membuat anak yang mengalami terlambat bicara memiliki daya imajinasi dan kreativitas yang baik.

2. Mempunyai Ingatan Visual yang Baik

Kelebihan anak terlambat bicara yang kedua adalah mempunyai ingatan visual yang baik. Anak yang memiliki keterlambatan dalam berbicara biasanya akan dapat mengingat suatu objek dengan cukup baik dan detail.

3. Memiliki Kemampuan Menggambar yang Baik

Kelebihan anak terlambat bicara yang terakhir adalah memiliki kemampuan dalam menggambar yang baik. Meskipun anak-anak terlambat dalam memiliki kemampuan berbicara, namun biasanya mereka pintar dan jenius dalam hal menggambar untuk mengungkapkan sesuatu atau mengeluarkan apa yang ada dalam pikiran mereka.

Baca Juga : Cara Agar Anak Menjadi Pintar dan Jenius Dengan Mudah

Apakah Anak Speech Delay itu Autis?

Keterlambatan berbicara atau speech delay sering sekali dikaitkan dengan autisme pada anak. Meskipun sama-sama memiliki masalah dalam berkomunikasi, namun sangat perlu Yupiers ketahui bahwa kedua kondisi tersebut adalah dua kondisi yang berbeda.

Perbedaan anak yang mengalami speech delay dan autisme bisa dilihat dari masalah berkomunikasi mereka.

Anak yang mengalami speech delay memiliki kesulitan dalam berbicara pada usia sekitar 1 tahun, sementara anak yang mengalami autisme mampu mengucapkan kata-kata sederhana namun tidak menggunakannya untuk berkomunikasi.

Perbedaan berikutnya bisa dilihat dari gerak tubuh mereka. Anak yang mengalami terlambat bicara umumnya akan berkomunikasi dengan tubuh mereka seperti menunjuk apa yang mereka inginkan. Sementara pada anak yang mengalami autisme seringkali melakukan gerak tubuh yang tidak ada tujuannya.

Perbedaan yang terakhir bisa dilihat dari bagaimana cara mereka merespon dan berinteraksi dengan orang lain. Anak yang mengalami speech delay akan merespon ketika dipanggil dan sama seperti anak pada umumnya dan anak tersebut juga akan merasa sedih jika dibiarkan sendiri.

Sementara anak yang mengalami autisme tidak akan merespon ketika dipanggil dan mereka cenderung lebih senang menyendiri serta tidak terlihat aktif dengan lingkungan sekitar.

Baca Juga : Anak Hiperaktif: Ciri, Penyebab, Kelebihan & Cara Mengatasinya

Ciri-Ciri Anak Speech Delay (Terlambat Bicara)

Setelah mengetahui beberapa kelebihan anak terlambat bicara atau speech delay dan juga perbedaanya dengan anak autis, berikut ini adalah beberapa ciri-ciri anak yang mengalami terlambat bicara :

1. Jarang Bersuara

Ciri anak yang mengalami speech delay yang pertama adalah jarang bersuara atau mengeluarkan suara. Anak pada usia di bawah satu tahun seperti 9 bulan sudah bisa mengeluarkan suara untuk memanggil orang tua mereka dan pada usia 1 tahun sudah dapat mengidentifikasi objek atau benda disekitar mereka.

Kedua hal tersebut akan memancing anak-anak untuk berlatih berbicara dengan maksud atau tujuan tertentu. Jika anak sudah berusia satu tahun dan jarang mengeluarkan suara, maka itu bisa menjadi ciri-ciri anak yang mengalami keterlambatan dalam berbicara.

2. Tidak Merespon

Ciri anak yang mengalami speech delay yang kedua adalah tidak merespon ketika diajak berbicara terutama jika mereka sudah berusia di atas 8 bulan. Menurut Dr. Rosary, apabila anak-anak tidak merespon atau tidak menyebutkan kata, maka hal tersebut adalah gejala speech delay.

Cara mengatasi anak lambat bicara dalam hal ini dapat dicegah dengan beberapa hal sederhana seperti sering mengajak anak untuk berbicara, mengajak mereka bercerita, memberikan pertanyaan pada mereka dan meminta pendapat mereka.

3. Tidak Mengerti Gerak dan Gestur Tangan

Ciri anak yang mengalami speech delay berikutnya adalah tidak mengerti gerak dan gestur tangan sederhana seperti jari telunjuk untuk menunjuk benda.

Saat anak-anak sudah berumur 2 tahun dan masih belum gerak dan gestur tangan sederhana seperti itu, maka kemungkinan anak tersebut mengalami speech delay.

Salah satu solusi untuk mengatasi hal tersebut adalah seperti sering berbicara dengan anak dan memperkenalkan anggota tubuh mereka seperti mata, tangan, hidung, telinga dan masih banyak lagi.

4. Hanya Dapat Mengucapkan Sedikit Kosakata

Hanya dapat mengucapkan sedikit kosakata juga merupakan salah satu ciri anak yang mengalami speech delay.

Anak pada usia 1 tahun biasanya sudah dapat berbicara dengan menggunakan huruf konsonan seperti p, b, m, d, dan n. Mereka juga biasanya sering berbicara dengan meniru suara yang didengarnya lalu ditambahkan beberapa kata lainnya.

Selain itu juga mereka juga akan kesulitan untuk mengenali kata-kata sederhana seperti “tidak”, “dadah”, atau yang lainnya. Salah satu cara untuk mengatasi hal ini adalah dengan mulai memperkenalkan dan melatih anak-anak dalam mengenal huruf alfabet.

5. Tidak Dapat Mengikuti Kata-Kata

Ciri anak yang mengalami speech delay terakhir adalah tidak dapat mengikuti kata-kata yang didengarnya. Hal tersebut karena anak-anak biasanya akan mengikuti kata-kata yang didengarnya, namun hal ini akan menjadi sulit bagi anak-anak yang mengalami speech delay.

Adapun beberapa penyebab dari hal tersebut adalah bisa jadi anak tersebut mengalami gangguan pada indera pendengaran atau mereka belum mengerti dan tidak terlatih untuk mengucapkan kata-kata dari mulutnya.

Baca Juga : Ciri-Ciri Anak Sehat dan Tidak Sehat Secara Fisik & Psikis

Penyebab dan Dampak Anak Terlambat Bicara

Setelah mengetahui beberapa kelebihan anak terlambat bicara dan cirinya,  lantas apa dampak anak terlambat bicara? Inilah beberapa penyebab dan dampak anak yang mengalami keterlambatan dalam bicara atau speech delay antara lain :

1. Masalah pada Mulut

Penyebab pertama anak mengalami keterlambatan dalam berbicara atau speech delay adalah karena mereka memiliki masalah pada mulut mereka. 

Beberapa masalah tersebut adalah seperti kondisi dimana lidah terhubung ke dasar mulut atau yang lebih dikenal dengan tongue tie. Selain itu jika anak mengalami bibir sumbing atau kelainan pada rahang juga bisa menjadi salah satu penyebab anak mengalami speech delay.

2. Masalah Pendengaran

Selain masalah pada mulut, masalah pada indra pendengaran juga bisa menjadi penyebab anak mengalami speech delay. Untuk memastikan apakah seorang anak mengalami gangguan pendengaran atau tidak, tentunya Yupiers perlu memeriksakannya kembali pada dokter ahli. 

Anak yang mengalami masalah pada indra pendengaran akan berdampak pada mereka yaitu mengalami kesulitan dalam meniru dan memahami apa yang ada di sekitar mereka dan membuatnya mengalami terlambat bicara.

3. Kurangnya Stimulasi

Kurang stimulasi seperti jarang mengajak anak-anak berbicara juga bisa menjadi penyebab anak-anak mengalami speech delay. Sangat penting bagi Yupiers untuk meluangkan waktu dengan berinteraksi dengan anak-anak.

Selain karena minimnya interaksi antara orang tua dan anak, terlalu banyak menonton televisi atau video dari smartphone atau HP juga dapat menyebabkan anak mengalami terlambat bicara. 

Hal tersebut karena dengan menonton televisi atau video, komunikasi yang terjadinya hanyalah satu arah dimana anak-anak hanya menerima informasi tanpa melakukan interaksi dengan orang-orang disekitar mereka atau mengungkapkan apa yang dalam pikiran mereka.

4. Gangguan Saraf

Jika terjadi gangguan saraf pada anak yang dapat mempengaruhi sistem saraf reseptif (penerimaan) dan ekspresif (cara bicara), maka hal tersebut dapat menjadi penyebab anak mengalami terlambat bicara. Gangguan saraf ini, biasa terjadi juga pada beberapa anak yang mengalami kondisi ADHD, autisme dan cerebral palsy.

5. Kekurangan Gizi

Penyebab anak mengalami speech delay yang terakhir adalah karena anak-anak mengalami kekurangan gizi. Hal ini juga sesuai dengan pernyataan Dr. Rosary yang menyebutkan nutrisi yang tidak terpenuhi dengan baik dapat menyebabkan anak-anak mengalami terlambat bicara.

Untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, salah satu cara yang akan membuat anak-anak senang adalah dengan memberikan cemilan yang enak dan bergizi seperti Yupi Bolicious Strawberry, Yupi Bolicious Lychee, dan masih banyak lagi.

Bagaimana Cara Terapi dan Mengatasi Anak yang Terlambat Bicara?

Apakah anak yang speech delay bisa normal? Ya tentu saja bisa! Ada beberapa cara terapi anak lambat bicara yang bisa Yupiers coba lakukan.

Lantas, bagaimana cara terapi anak yang terlambat bicara? Langsung saja simak informasi dibawah ini :

  • Melakukan diskusi sederhana dengan anak-anak.
  • Belajar bernyanyi bersama.
  • Membacakan buku cerita untuk anak-anak.
  • Berkonsultasi dengan dokter ahli, biasanya dokter akan menyarankan untuk  melakukan beberapa terapi seperti terapi pijat untuk anak terlambat bicara atau tidak. Selain itu, Dokter akan memberikan beberapa rekomendasi mainan untuk anak telat bicara.

Itulah beberapa informasi tentang keterlambatan bicara pada anak, mulai dari beberapa kelebihan anak terlambat bicara, sampai dengan cara terapi anak yang mengalaminya. 

Dari beberapa informasi tersebut, sangat penting bagi Yupiers untuk memahami bahwa keterlambatan kemampuan berbicara bukan berarti anak tersebut tidaklah cerdas. Setiap anak memiliki kecerdasannya, baik kecerdasan kinestetik, kecerdasan visual, logika, musikal, interpersonal, dan lainnya.

Namun tetap sangat penting juga bagi Yupiers untuk melakukan beberapa hal untuk membantu anak yang mengalami keterlambatan berbicara atau speech delay ini. Semoga informasi dari Yupi kali ini akan membantu Yupiers dalam mendukung pertumbuhan anak-anak.