cart
0
sound

logo mobile
sound
Yupi's Got Talent Yupi Gummy Store Meet Your Heroes Collaborations Events Yupi Diary What's Happening Our Story Cool Pics Here Say Hi! FAQ It's Game Time Yupiness Collection Yupi Community Terms & Condition
Did you know ?

Obesitas Pada Anak : Penyebab, Ciri & Cara Mengatasinya

Definisi obesitas pada anak adalah suatu kondisi kelebihan berat badan yang dapat terjadi pada siapa saja termasuk pada anak-anak. Jika berat badan anak tidak dikontrol, maka hal ini akan menyebabkan kelebihan berat badan.

Lantas kapan anak disebut obesitas? Ketika anak mengalami kelebihan berat badan dan timbul beberapa masalah-masalah yang terjadi didalam tubuh anak.

Berdasarkan data dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2018 (Kemenkes RI), terdapat 18% sampai 19% anak berusia 5 sampai 12 tahun di Indonesia yang memiliki berat badan yang berlebihan dan 11% diantara anak-anak tersebut menderita obesitas.

Obesitas anak juga sama seperti obesitas pada orang dewasa yaitu dapat menyebabkan beberapa penyakit tertentu. Karena hal ini sangat penting untuk Yupiers ketahui, kali ini Yupi akan memberikan beberapa informasi mengenai obesitas anak, simak informasi selengkapnya berikut ini.

Baca Juga : Cemilan Sehat dan Kekinian untuk Anak, Bikin Happy!

Apa Penyebab dan Dampak Obesitas pada Anak?

Hal pertama yang akan Yupi bahas mengenai obesitas anak adalah apa sajakah penyebab dan juga dampak dari obesitas ini. Berikut ini adalah beberapa penyebab dan dampak tersebut.

Penyebab Obesitas Pada Anak

Ada berbagai macam hal penyebab obesitas anak. Dengan mengetahui beberapa penyebab obesitas berikut ini, maka Yupiers akan lebih mudah untuk mencegah obesitas pada mereka. Berikut ini adalah beberapa penyebab obesitas pada anak-anak.

1. Pola Makan yang Tidak Sehat

Penyebab obesitas anak yang pertama adalah pola makan yang tidak sehat. Beberapa makanan yang tidak sehat dan tinggi kalori seperti makanan cepat saji, makanan kemasan dan minuman manis, merupakan beberapa hal yang dapat menyebabkan obesitas karena memiliki kandungan gula yang cukup tinggi.

Meskipun beberapa makanan kemasan dan cepat saji memiliki kalori yang cukup tinggi, namun tentu saja ada makanan kemasan dan cepat saji yang rendah kalori serta tetap sehat bagi anak-anak. 

Gula memang berbahaya jika dikonsumsi tubuh secara berlebihan, namun gula tetap dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber tenaga. Karena hal tersebut maka sangat penting bagi Yupiers untuk memberikan makanan manis yang menyehatkan bagi tubuh anak-anak.

2. Jarang Bergerak dan Berolahraga

Jarang bergerak dan berolahraga juga merupakan salah satu penyebab obesitas anak. Kurang gerak dapat menyebabkan jumlah kalori yang terbakar menjadi tenaga lebih sedikit jika membandingkannya dengan jumlah kalori yang masuk ke tubuh.

Hal tersebut akan menyebabkan penumpukan kalori pada jaringan lemak yang dapat menyebabkan obesitas anak. Karena hal tersebut sangat penting bagi Yupiers untuk mengajak anak-anak melakukan aktivitas olahraga yang menyenangkan dan sehat bagi mereka.

3. Faktor Keturunan

Obesitas anak usia dini juga bisa disebabkan oleh faktor keturunan atau adanya riwayat obesitas di keluarganya. Para orang dewasa yang memiliki obesitas cenderung memiliki potensi yang lebih besar menurunkannya pada anak-anak.

Karena hal tersebut sangat penting bagi anak-anak dari keluarga yang memiliki masalah obesitas untuk menjaga berat badan mereka.

4. Faktor Psikologi

Faktor psikologi seperti terkena stress atau depresi juga bisa menyebabkan obesitas anak. Stress atau depresi ternyata tidak hanya dialami oleh orang dewasa, anak-anak ternyata juga bisa terkena stress atau depresi.

Saat sedang mengalami stress atau depresi, seseorang akan cenderung memiliki nafsu makan yang berlebih untuk melepaskan stress atau depresi tersebut. Tingkat resiko obesitas anak akan semakin meningkat apabila pada saat tersebut anak-anak mengkonsumsi makanan yang tidak sehat.  

Karena hal tersebut sangat penting bagi Yupiers untuk memberikan makanan yang menarik dan dapat membangkitakan mood anak-anak serta menyehatkan bagi mereka seperti beberapa produk makanan dari Yupi.

5. Penggunaan Obat Tertentu

Penggunaan beberapa obat tertentu ternyata juga dapat menyebabkan obesitas anak. Hal ini karena beberapa obat tertentu akan memiliki efek untuk meningkatkan nafsu makan anak-anak.

Karena hal tersebut, saat anak sakit dan membutuhkan obat, sangat penting bagi Yupiers untuk memberitahukan kepada dokter apabila ada kemungkinan terjadi obesitas anak pada mereka dan agar dokter bisa dengan memilih obat yang lebih tepat bagi anak-anak yang sakit.

Bahaya dan Dampak Obesitas Anak

Setelah mengetahui beberapa penyebab obesitas anak dan dapat membantu Yupiers untuk mencegah hal tersebut, kali ini Yupi juga akan memberikan dampak dan bahaya obesitas pada anak yang harus Yupiers ketahui. 

Dampak dan bahaya obesitas anak tentunya adalah bisa muncul beberapa masalah kesehatan pada mereka. Beberapa masalah kesehatan tersebut bisa jadi akan menyebabkan masalah komplikasi kesehatan mereka dikemudian hari.

Beberapa masalah komplikasi kesehatan tersebut adalah seperti meningkatkan kadar kolesterol dan darah tinggi. Kedua hal tersebut merupakan salah satu penyebab serangan jantung dan stroke yang paling tinggi saat ini.

Selain komplikasi masalah kesehatan, obesitas anak juga bisa menimbulkan masalah kesehatan lainnya seperti asma, sulit untuk tidur, patah tulang, nyeri sendi, sampai dengan gangguan koordinasi gerak tubuh.

Selain masalah kesehatan, dampak obesitas anak juga bisa berdampak ke beberapa hal lainnya seperti munculnya masalah dalam kemampuan anak-anak dalam bersosialisasi sampai dengan munculnya masalah psikologis pada mereka.

Baca Juga : Beberapa Hal yang Perlu Dilakukan Setelah Makan Makanan Yang Manis

Bagaimana Ciri-Ciri Anak yang Mengalami Obesitas?

Setelah mengetahui beberapa penyebab dan dampak obesitas anak, hal penting berikutnya yang perlu Yupiers ketahui adalah apa saja atau bagaimana ciri-ciri anak yang mengalami obesitas. 

Dengan mengetahui beberapa hal tersebut, maka akan lebih mudah bagi Yupiers untuk menjaga mereka. Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri anak-anak yang mengalami obesitas.

  1. Wajah menjadi bulat.
  2. Pipi menjadi tembem.
  3. Munculnya double chin atau dagu rangkap
  4. Leher yang terlihat pendek
  5. Bagian belakang pada leher menjadi hitam
  6. Perut yang terlihat membuncit
  7. Munculnya bunyi pada saat bernapas
  8. Susah menggerakan panggul
  9. Pangkal paha terlihat saling menempel
  10. Pada anak laki-laki dada akan terlihat lebih membusung dan penis yang tampak mengecil
  11. Pada anak perempuan pubertas terjadi lebih cepat atau kurang dari 9 tahun sudah mengalami menstruasi

Cara Efektif Mengatasi Anak yang Obesitas

Jika dari beberapa ciri-ciri anak yang mengalami obesitas anak tersebut terjadi, maka ada beberapa cara efektif untuk mengatasi anak yang mengalami obesitas. Berikut ini adalah beberapa cara efektif untuk mengatasi obesitas anak kecil usia dini.

1. Mengatur Pola Makan Anak-anak

Cara mengurangi obesitas pada anak yang pertama adalah dengan mengatur pola makan anak-anak terlebih apabila mereka mengalami pola makan yang berlebihan. Berikanlah asupan makanan dengan porsi dan waktu yang tepat sesuai dengan usia anak tersebut.

Salah satu hal yang paling penting adalah pada saat anak-anak berusia di bawah 2 tahun adalah jangan terlalu memberikan asupan makanan berlebih. Hal ini karena pada usia tersebut merupakan saat yang paling penting dalam membuat pola makan yang sehat bagi anak-anak.

Baca Juga : 12 Daftar Menu Harian Keluarga Untuk Segala Acara

2. Memberikan Makanan yang Seimbang

Selain mengatur pola makan yang sehat porsi dan waktu yang tidak berlebihan, sangat penting juga Yupiers untuk memberikan makanan dengan nutrisi yang seimbang. Berikanlah makanan dengan nutrisi karbohidrat, protein, vitamin dan mineral dalam jumlah yang tepat dan dengan pola makan yang sehat.

Vitamin dan mineral sangat penting untuk kebutuhan serat anak-anak agar terhindar dari konstipasi. Protein sangat dibutuhkan anak-anak dalam membangun sel-sel dalam tubuh mereka agar mereka dapat tumbuh dengan maksimal. Sementara karbohidrat memiliki peran penting sebagai sumber energi dalam beraktivitas bagi anak-anak.

3. Mengkonsumsi Susu Rendah Gula

Susu merupakan salah satu minuman yang sangat penting dalam masa pertumbuhan anak-anak. Namun dalam susu juga terdapat kandungan gula yang harus Yupiers perhatikan. Bagi anak-anak yang mengalami berat badan berlebih, maka Yupiers dapat menggunakan susu rendah gula.

Susu rendah gula juga memiliki beberapa nutrisi seperti asam lemak omega 3 dan 6 serta mampu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak baik untuk tubuh dan otak mereka.

Selain susu, Yupiers juga bisa memberikan permen yang menyehatkan untuk anak.

4. Melakukan Olahraga

Jika di poin sebelumnya dijelaskan bahwa penyebab obesitas anak adalah jarang bergerak dan berolahraga, maka tentunya salah satu cara untuk mengatasi obesitas anak adalah dengan berolahraga.

Untuk melakukan olahraga, seringkali anak-anak akan merasa malas untuk melakukannya. Karena hal tersebut sangat penting bagi Yupiers untuk ikut melakukan olahraga bersama anak-anak.

Pilihlah olahraga yang paling disukai anak-anak. Misalnya saja mengajarkan anak berenang. Dengan berolahraga akan dapat mencegah terjadinya penumpukan kalori yang dapat menyebabkan obesitas anak.

5. Berkonsultasi ke Dokter Anak

Cara untuk mengatasi obesitas anak yang terakhir adalah dengan berkonsultasi ke dokter anak. Dokter anak adalah salah satu pilihan tepat bagi Yupiers jika ingin berkonsultasi tentang masalah obesitas anak.

Melalui dokter anak, Yupiers akan mendapatkan beberapa saran seperti cara atau bahkan obat yang tepat dan dapat membantu mengatasi masalah obesitas anak.

Itulah beberapa hal mengenai obesitas pada anak yang perlu Yupiers ketahui mulai dari penyebab, dampak, ciri-ciri anak yang mengalami obesitas sampai dengan beberapa cara untuk mengatasi obesitas anak.

Semoga informasi dari Yupi tentang obesitas anak ini dapat membantu Yupiers menjaga kesehatan buah hati agar dapat tumbuh dengan maksimal.