menu
logo mobile
sound
Yupi Surprise Yupiland Store Meet Your Heroes Collaborations Blog What's Happening Our Story Cool Pics Here Say Hi! FAQ It's Game Time Terms & Condition

Anak Susah BAB Karena Kurang Sayur? Ini Trik Penuhi Kebutuhan Serat Harian Lewat Camilan!

Ini dia siasat penuhi kebutuhan serat harian supaya BAB anak tidak lagi seret

Yupiers pasti sedih ya tiap anak kesakitan setiap kali BAB karena sembelit?

Sebagai orang tua Yupiers pasti sadar kalau penuhi kebutuhan serat harian anak tuh penting banget buat kesehatan mereka tapi kok ada hari-hari anak susah makan. Apalagi  diminta makan sayur, aduh tambah kabur. 

Bahkan kadang bingung juga, kok rasanya anak sudah makan sayur tapi masih aja sembelit ya. Yupiers jadi bertanya-tanya apakah sudah penuhi kebutuhan serat hariannya?

Selain terkait dengan BAB, serat juga peran penting untuk kesehatan kita, apalagi anak-anak yang masih di tahap pertumbuhan. Serat berperan menjaga kesehatan pencernaan yang berpengaruh langsung pada daya tahan tubuh dan mengurangi risiko penyakit metabolik seperti diabetes. 

Oleh karena itu, Yumin mau kasih beberapa tips yang bisa dipraktikkan untuk bantu penuhi kebutuhan serat harian anak-anak. Biar anak-anak tumbuh sehat dan siap menjemput impiannya. 

Berapa Kebutuhan Serat Harian Anak?

Kebutuhan serat anak berbeda-beda tergantung usia. Berdasarkan rekomendasi Angka Kecukupan Gizi (AKG) dan berbagai referensi kesehatan anak, berikut kebutuhan serat harian anak:

  • Usia 1–3 tahun: sekitar 19 gram per hari
  • Usia 4–6 tahun: sekitar 20–22 gram per hari
  • Usia 4–8 tahun: sekitar 25 gram per hari
  • Usia 9–13 tahun: sekitar 26–31 gram per hari.

American Academy of Pediatrics (AAP) juga punya rumus sederhana yang sering dipakai orang tua, yaitu:

Kebutuhan serat harian anak = Usia anak + 5 gram serat per hari

Artinya, anak usia 5 tahun setidaknya membutuhkan sekitar 10 gram serat setiap hari. Namun pada praktiknya, banyak ahli tetap menyarankan angka yang lebih tinggi agar kesehatan pencernaan anak optimal.

Kenapa Anak Banyak yang Kekurangan Serat?

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan sebagian besar anak Indonesia masih kurang konsumsi serat. Bahkan disebutkan 9 dari 10 anak usia di bawah 10 tahun belum memenuhi kebutuhan serat harian. 

Masalah ini bukan hanya terkait anak, Survei Kesehatan Indonesia 2023, disebutkan masih ada 96,7% penduduk di atas usia 5 tahun (anak dan dewasa) kurang konsumsi buah dan sayur. Hal ini berarti pola makan keluarga juga perlu dicek bareng-bareng, apakah selalu tersedia buah dan sayur di meja makan kita Yupiers?

Penyebabnya cukup beragam, seperti:

  • Anak picky eater dan sulit makan sayur
  • Pola makan tinggi makanan olahan
  • Konsumsi camilan tinggi gula dan rendah serat
  • Orang tua mengira sedikit sayur sudah cukup
  • Kurangnya variasi sumber serat dalam menu sehari-hari

Padahal, kekurangan serat dapat membuat anak lebih rentan mengalami sembelit, gangguan pencernaan, hingga risiko obesitas di kemudian hari. 

Fakta Mengejutkan: 100 Gram Timun Hanya Mengandung Sekitar 2 Gram Serat

Banyak orang tua merasa anak sudah makan sayur karena ada irisan timun di piring makannya. Sayangnya, kandungan serat pada beberapa sayuran ternyata tidak setinggi yang dibayangkan.

Sebagai gambaran, 100 gram timun hanya mengandung sekitar 2 gram serat. Itu berarti jika target serat anak usia sekolah adalah 20 gram per hari, anak perlu makan sekitar 1 kilogram timun untuk memenuhi kebutuhan seratnya.

Tentu ini hampir mustahil dilakukan.

Bayangkan anak harus menghabiskan:

  • timun satu baskom besar,
  • atau beberapa piring sayur 

Oleh karena itu, untuk penuhi kebutuhan serat harian kombinasi makanan yang seimbang jadi kunci. Tapi jangan lupa juga porsi sayur dan buah yang dianjurkan oleh Kemenkes, seperti dalam panduan isi piringku. Sayur bukan semata garnish yang mempercantik tampilan piring dan buah juga bukan sekadar pencuci mulut ya Yupiers. 

Ilustrasi Isi Piringku

Sumber Serat Selain Sayur

Banyak orang tua fokus pada sayur, padahal serat juga bisa diperoleh dari berbagai sumber makanan lain seperti:

  • Buah-buahan
  • Gandum utuh
  • Oat
  • Kacang-kacangan
  • Umbi-umbian
  • Biji-bijian
  • Camilan tinggi serat

Semakin beragam sumber serat yang dikonsumsi anak, semakin mudah kebutuhan hariannya terpenuhi.

Contohnya:

  • 1 buah apel ukuran sedang mengandung sekitar 4,5 gram serat
  • 1 buah pir mengandung sekitar 5,5 gram serat
  • 50 gram oat mengandung sekitar 7,5 gram serat 

Artinya, kombinasi makanan jauh lebih efektif dibanding memaksa anak makan banyak sayur sekaligus. Yupiers termasuk yang suka menyelipkan sayur pada apapun makanan anak nggak sih? Misalnya anak suka nugget, lalu dibuatkan nugget homemade yang ditambah wortel. 

Ini bisa banget jadi siasat tapi jangan lupa keragaman isi piring anak-anak juga ya Yupiers.  

Tips Praktis Memenuhi Serat Harian Anak

1. Jangan Andalkan Sayur di Satu Waktu Makan

Kesalahan paling umum adalah berharap kebutuhan serat langsung terpenuhi saat makan siang atau makan malam. Padahal, serat sebaiknya dicicil sepanjang hari.

Misalnya:

  • pagi: ubi, alpukat, dan telur
  • siang: nasi, ayam goreng, sayur sop, buah potong
  • sore: camilan berserat
  • malam: nasi, nugget homemade, tumis sayur, dan buah potong

Variasi makanan selain membantu anak penuhi kebutuhan serat hariannya, ini juga bikin anak lebih semangat makan sih menurut Yumin. Melihat isi piring yang warna-warni dengan berbagai pilihan menu tentu lebih menarik apalagi makan bareng di meja makan sambil dicontohkan langsung oleh orang tua. 

2. Kombinasikan Buah dan Sayur Favorit Anak

Mindset penting yang harus dikuasai oleh orang tua adalah anak-anak sedang belajar makan. Karena sedang belajar, kadang mereka nggak nyaman dengan tekstur, rasa, atau aroma suatu bahan pangan. Tapi karena sedang belajar, mereka bisa jadi suatu hari jadi suka asal orang tua tidak menyerah mengenalkan. 

Misalnya anak tidak suka brokoli, jangan langsung menyerah. Beberapa sumber menyebut anak perlu 8-15 kali paparan sebelum suka pada makanan tertentu. Tapi bisa juga dibantu dengan menyelipkan sayur yang tidak disukai dalam jenis masakan yang bisa diterima anak.

  • Tambahkan brokoli cacah pada omelet
  • Potong lebih kecil dalam tumisan
  • Tambahkan pada nugget sayur homemade

Sabar ya Yupiers dalam mendampingi proses makan anak, supaya mereka dapat nutrisi terbaik untuk memaksimalkan perkembangannya. 

3. Biasakan Anak Minum Air Putih

Sembelit biasanya juga berkaitan dengan kecukupan asupan cairan. Bukan serat saja. 

Serat bekerja optimal jika dibarengi asupan cairan yang cukup. Tanpa air yang cukup, anak tetap bisa mengalami sembelit.

Bayi di atas usia 6 bulan sudah bisa dikenalkan pada minum putih. 

4. Sediakan Camilan Tinggi Serat

Camilan juga bisa jadi pintu masuk untuk penuhi kebutuhan serat harian anak-anak Yupiers. Apalagi kalau Yupiers merasa porsi serat di makan besarnya masih kurang.

Daripada hanya memberi camilan tinggi gula atau tinggi garam, orang tua bisa mulai memilih snack yang mengandung serat tambahan. Misalnya:

    • Smoothie buah 
    • Polong-polongan dan kacang-kacangan 
  • Yupi Fruit Bites dan Yupi CDZ

Camilan tinggi serat bisa jadi tambahan untuk penuhi kebutuhan serat harian anak. Anak bisa menikmati. Orang tua pun nggak worry

Ngemil Serat Lebih Seru Bareng Yupi Fruit Bites 

Yupi Fruit Bites (Yellow Package)

Yupi Fruit Bites terbuat dari kebaikan jus buah asli yang dipadukan dengan berbagai bahan alami hingga menghasilkan gummy yang sehat dan aman untuk keluarga. 

Karena terbuat dari kebaikan jus buah asli, nggak heran kalau Yupi Fruit Biters bisa jadi camilan yang tinggi serat. Yupi Fruit Bites yang manis dan kenyal dengan berbagai bentuk yang lucu bisa jadi bikin anak-anak lebih semangat penuhi serat harian. 

Kesimpulan: Penuhi Kebutuhan Serat Harian Supaya Tumbuh Kembang Anak Optimal

Kurang serat bisa jadi mempengaruhi kesehatan pencernaan anak secara keseluruhan. Sembelit hanya salah satu tanda ada yang nggak beres dengan pencernaan anak. Tapi bukan itu masalah utamanya. 

Penuhi kebutuhan serat harian maka anak-anak tidak akan sembelit. Dan yang lebih penting mereka punya pencernaan yang sehat, pencernaan sehat itu kunci kesehatan tubuh lho Yupiers. Dengan begitu anak-anak juga bisa tumbuh optimal. 

Yuk makan yang seimbang supaya kebutuhan serat harian terpenuhi!

Home Our Story Events Games Profile